Perbincangan tentang virus corona, atau yang dalam istilah medis dikenal sebagai COVID-19, sedang ramai di negeri kita. Virus yang pertama kali ditemukan di Tiongkok itu menyebar dengan cepat hingga ke berbagai penjuru dunia. Virus tersebut menyerang alat pernapasan dan berakibat fatal bagi orang dengan daya tahan tubuh lemah.
Alhasil, banyak orang dibuat kalang kabut oleh makhluk kecil itu. Mereka ingin menyelamatkan dirinya dari wabah mematikan tersebut. Ada yang karena cemas lantas memborong semua persediaan yang ada di toko. Ada juga yang memanfaatkan momen-momen seperti ini untuk meraih keuntungannya sendiri. Naudzubillahi min dzalik.
Lantas, bagaimana cara mencegah virus corona dalam sudut pandang Islam? Rupanya, tuntunan-tuntunan untuk menghadapi hal itu sudah ditetapkan. Tuntunan tersebut tentu saja berasal dari Al-Quran dan hadis. Sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Baqarah ayat kedua yang sebagai berikut.
“Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,”
(QS. Al-Baqarah: 2)
Menjaga Makan dan Minum
“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”
(QS. Al-Baqarah: 168)
Allah sudah menciptakan berbagai jenis tumbuhan dan hewan di dunia. Allah juga telah memberi batasan perihal mana yang halal dan mana yang haram; mana yang boleh dikonsumsi dan mana yang tidak boleh.
Tentu ada alasan tersendiri mengapa aturan tersebut lahir. Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk kebaikan manusia itu sendiri. Manusia yang hanya menuruti hawa nafsunya akan memasukkan apa saja ke dalam mulutnya. Padahal, Allah telah berfirman.
“… Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk …”
(QS. Al-A’raf: 157)
Sebagai seorang muslim dan muslimah yang baik, aturan Allah harus dilaksanakan dan larangannya harus dijauhi. Sebagaimana yang difirmankan Allah dalam ayat di atas, hal itu adalah demi kebaikan makhluknya. Dengan hanya mengonsumsi makanan yang diperbolehkan Al-Quran, kita sudah ikhtiar dalam menghindarkan diri dari berbagai macam penyakit.
Menjaga Kebersihan Diri
“… Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.”
(QS. Al-Baqarah: 222)
Kebersihan diri merupakan hal yang wajib dijaga seorang muslim dan muslimah. Hal itu karena seseorang yang menjaga kebersihan dirinya akan senantiasa terhindar dari penyakit.
Apa yang disebutkan dalam ayat di atas sangat relevan dengan pandemi yang terjadi saat ini. Suatu hal yang kotor tentu akan lebih mudah menyebarkan penyakit daripada sesuatu yang bersih.
Untuk itu, sebagai bentuk ikhtiar melindungi diri dari penyakit, seorang insan yang beriman haruslah menjaga kebersihan dirinya, meski sesederhana berwudhu atau mencuci tangan dengan sabun. Lagi pula, kebersihan adalah sebagian dari iman, bukan?
Menutup Mulut saat Bersin atau Batuk
“Tatkala Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersin, beliau meletakkan tangan atau bajunya ke mulut dan mengecilkan suaranya.”
(HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
Rasulullah SAW telah mencontohkan bagaimana seharusnya sikap seorang muslim atau muslimah saat bersin. Hal itu hendaklah menjadi adab yang selalu ditaati seorang muslimin.
Dari segi medis, bersin dan batuk adalah cara penularan penyakit yang paling cepat. Dengan begitu, seorang muslim dan muslimah memiliki kewajiban untuk menjaga saudara-saudara di sekitarnya dari penyakit yang tengah menjangkitinya.
Demikian hal-hal yang dapat kita lakukan sebagai bentuk ikhtiar dalam meminimalisasi penyebaran wabah yang terjadi saat ini. Kita harus selalu yakin, Allah tidak menurunkan suatu penyakit tanpa menurunkan obatnya. Semoga kita selalu berada dalam lindungan-Nya.

Leave a Reply